Kapolres Rembang Imbau Warga Jaga Kondusivitas Selama Ramadan, Soroti Perang Sarung dan Petasan

Avatar photo

REMBANG – Tribratanews.jateng.polri.go.id, Kapolres Rembang AKBP Mohammad Faisal Pratama mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan. Ia berharap umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk tanpa gangguan yang berpotensi memicu konflik maupun membahayakan keselamatan.

AKBP Mohammad Faisal Pratama mengatakan, Ramadan seharusnya menjadi momentum memperkuat ibadah dan kebersamaan. Namun demikian, ia mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas, salah satunya tradisi perang sarung yang kerap terjadi di kalangan remaja.

“Semoga kita semua bisa menunaikan ibadah puasa dengan penuh khusyuk. Saya mengingatkan terutama untuk menjaga kondusivitas. Seperti perang sarung, yang awalnya bercanda bisa menjadi sebaliknya,” ujar Faisal saat diwawancarai detikJateng hari ini.

Menurutnya, perang sarung yang dianggap sekadar permainan bisa berujung pada perkelahian. Bahkan, tidak menutup kemungkinan memicu tindakan kekerasan yang lebih luas.

“Memang mungkin maksudnya bermain dan bercanda, tetapi terkadang bisa menjadi pemicu perkelahian, bahkan lebih dari itu,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menegaskan larangan penggunaan petasan. Faisal menyebut, di sejumlah daerah sudah terjadi insiden akibat petasan yang berujung kerusakan hingga membahayakan jiwa.

“Petasan ini tidak diperbolehkan sama sekali. Di beberapa daerah tetangga sudah terjadi dan akibatnya bisa fatal. Rumah yang kita pakai untuk berlindung bersama keluarga malah rusak akibat meledak,” tegasnya.

Ia menilai, meski anak-anak kerap menganggap petasan sebagai hiburan, risiko yang ditimbulkan sangat besar.

Polres Rembang pun mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua dan tokoh masyarakat, untuk bersama-sama mengawasi dan membimbing anak-anak agar aktivitas selama Ramadan tetap aman dan kondusif.

“Ya mungkin anak-anak maksudnya untuk bersenang-senang, tetapi kalau terjadi seperti itu sudah fatal. Sebisa mungkin orang tua harus memberikan pengawasan yang maksimal,” pungkasnya.

HUMAS POLRES REMBANG