Tanggapi Aduan Masyarakat, Polsek Pancur Sampaikan Edukasi Larangan Penggunaan Knalpot Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis

REMBANG – Tribratanews.jateng.polri.go.id, Kegiatan Edukasi terkait penggunaan knalpot Tidak sesuai spesifikasi teknis kepada pemilik bengkel variasi yang menjual atau pun memasangkan kembali gencar digelar pihak kepolisian Sektor Pancur Polres Rembang, Senin (26/02/2024).

Kali ini dipimpin oleh Aiptu Pranata bersama Bripka Heri menyasar di bengkel variasi  Desa Sumberagung, Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang.

Kapolres Rembang AKBP Suryadi, S.I.K.,M.H. Melalui Kaposek Pancur Iptu Ali Nurmukit mengatakan dalam sosialisasi kali ini Bengkel dan Toko Sparepart penjual knalpot diminta membantu menegakkan peraturan dan tata tertib lalu lintas dengan tidak menjual knalpot Tidak sesuai spesifikasi teknis atau racing lagi.

“Pemakaian knalpot yang Tidak sesuai spesifikasi teknis sangat mengganggu kenyamanan dan sangat meresahkan masyarakat. Jadi dengan adanya sosialisasi ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran para pemilik toko Sparepart dan bengkel untuk tidak menjual serta memakaikan knalpot berisik lagi kepada masyarakat,” ucapnya.

Menurutnya, pemakaian knalpot terhadap kendaraan ada aturannya. Kalau menggunakan knalpot tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan termasuk knalpot brong/racing, dapat sanksi pidana atau denda sesuai Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan, Pasal 285 ayat (1) mengatur tentang persyaratan teknis dan laik jalan yang tidak memenuhi standar.

Dalam ketentuan tersebut salah satunya adalah larangan penggunaan knalpot bising/bogar/Tidak sesuai spesifikasi teknis.

“Kami memberikan Himbauan kepada seluruh warga masyarakat untuk mendukung penertiban dan penegakan hukum terhadap pelanggaran knalpot Tidak sesuai spesifikasi teknis yang dilakukan oleh Polri, terkhusus di wilayah hukum polres Rembang ,karena keberadaan knalpot Brong betul-betul sangat meresahkan masyarakat,” pungkasnya.

HUMAS POLRES REMBANG