Berantas Knalpot Tidak Sesuai Spesifikasi Standart Teknis, Polsek Pancur Polres Rembang Sosialisasi ke Bengkel Motor

REMBANG -Tribratanews.jateng.polri.go.id , Maraknya penggunaan knalpot brong (tidak standar) di masa kampanye Pemilu 2024. Jajaran Polsek Pancur Polres Rembang menggelar sosialisasi  ke sejumlah bengkel sepeda motor maupun bengkel knalpot yang berada di wilayah Kecamatan Pancur Kabupaten Rembang, Senin (5/2/2024).

Kapolres Rembang AKBP Suryadi,S.I.K., M.H. , melalui Kapolsek Pancur Iptu Ali Nurmukit mengatakan, bahwa Polres Rembang gencar melaksanakan sosialisasi imbauan tentang larangan penggunaan knalpot Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis.

“Sasaran patroli yakni di bengkel-bengkel sepeda motor dan bengkel knalpot. Selain itu, Polres Rembang  juga menindak sepeda motor berknalpot brong yang melintas dijalan raya,” ujar Iptu Ali Nurmukit.

Pemakaian knalpot terhadap kendaraan ada aturannya, kalau menggunakan knalpot tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan termasuk knalpot brong/racing.  Sanksi pidana atau denda sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pasal 285 ayat (1) mengatur tentang persyaratan teknis dan laik jalan yang tidak memenuhi standar.

Ada beberapa bengkel sepeda motor maupun bengkel knalpot, dapat sosialisasi dari jajaran Polres Rembang  untuk tidak membantu warga yang ingin mengganti knalpot standar ke knalpot Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis/berisik.

“ Kami mengimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk mendukung penertiban dan penegakan hukum terhadap pelanggaran knalpot brong yang dilakukan oleh Polri, karena keberadaan knalpot brong betul-betul sangat meresahkan masyarakat,” pungkasnya.

HUMAS POLRES REMBANG