22 Tahanan Polres Rembang Ikuti Binrohtal Se Polda Jateng yang Di isi Kapolres Rembang Bersama Gus Qoyyum

REMBANG – Tribratanews.jateng.polri.go.id, Tahanan Rutan Mapolres Rembang ikuti binrohtal yang bertajuk “Reformasi Akhlaq” serta pengajian yang digelar secara daring zoometing diselenggarakan oleh Polda Jateng secara serentak bersama-sama para tahanan dari Polres jajaran, Selasa (01/08/2023) siang.

Dengan didampingi Kasat Tahti Ipda Kristianto bersama anggota Sat Tahti Polres Rembang dan anggota jaga tahanan, 22 orang tahanan beragama Islam mengikuti kegiatan dengan Hikmat.

Kapolres Rembang AKBP Suryadi, S.I.K.,M.H. mengungkapkan, kegiatan ini di selenggarakan secara terpusat oleh Polda Jateng, dalam rangka meningkatkan keimanan serta menguatkan mental para tahanan, khususnya di Polres Rembang dan pada umumnya Polda Jateng, dengan mendengarkan tausiah penceramah KH Abdul Qoyyum Manshur (Gus Qoyyum) pengasuh Ponpes An-Nur, Lasem, Rembang Jawa Tengah.

Pada kesempatan pertama sebelum diisi tausiyah Gus Qoyyum, Kapolres Rembang AKBP Suryadi, S.I.K.,M.H. mengawali dahulu kegiatan tersebut dengan pembukaan serta Do’a.

Kapolres mengungkapkan, Harapannya kegiatan ini di gelar supaya setelah keluar dari ruang tahanan para tahanan ini dapat menjadi pribadi yang lebih baik, setelah menjalani proses penahanan,” terang Suryadi.

Seperti disampaikan Gus Qoyyum dalam tusiahnya, bahwa pembinaan rohani ini dimaksudkan untuk perbaikan akhlak dengan memberikan beberapa contoh kasus kriminalitas pada zaman Rasulullah SAW disertai dengan jalan keluar penyelesaiannya.

Sementara itu, KH Abdul Qoyyum Manshur (Gus Qoyyum) dalam tausiyahnya mengutip, Agar tahanan mencontoh akhlak dari Rasulullah SAW yang begitu mulia, salah satunya dengan sifat kesederhanaan dan sopan santun beliau. Orang yang melakukan keburukan akan berpotensi melakukan akumulasi dosa apabila tidak segera bertaubat dengan taubatan nasukha, “ tutur Gus Qoyyum.

Gus Qoyyum, mengutip sedikit ayat Al Qur’an yang berbunyi, “ Allaahumma ahsanta kholqii, fa-ahsin khuluqii” yang memiliki arti “ Ya Allah, Engkau telah memperbagus penciptaanku, maka baguskanlah akhlakku” , yang intinya untuk menjaga akhlak mulia, seperti diajarkan Rasulullah SAW dalam doa untuk umatnya.

HUMAS POLRES REMBANG