Remaja Aniaya Ayah Tiri, Ini Penjelasan Kasat Reskrim Polres Rembang

REMBANG – Tribratanews.jateng.polri.go.id, Seorang pria warga Desa Tasikagung Kecamatan Rembang Kabupaten Rembang menjadi korban penganiayaan oleh anak tirinya.

Korban bernama Choirul Umam (41) tinggal diwilayah RT 001 RW 03 Desa Tasikagung. Sedangkan pelaku AS remaja warga Desa Sambiyan Kecamatan Kaliori.

Kejadian kekerasan yang melibatkan anggota keluarga sendiri itu terjadi Minggu malam (5/9) kemarin, sekitar pukul 21.00 WIB waktu setempat, di lantai 3 rumah korban.

Tempat tinggal pelaku dan korban terpisah. Pelaku tinggal bersama ayahnya di Desa Sambiyan.

Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Heri Dwi Utomo, S.H.,M.H. setelah dimintai keterangan oleh Humas Polres Rembang mengatakan, Kejadian tersebut semula, pelaku menghampiri ibunya bernama Hikmah Purnamawati untuk meminta uang. Saat meminta uang, pelajar 21 tahun itu terlibat gaduh dengan wanita yang pernah menduduki kursi DPRD Rembang itu.

Mendengar suara keributan, suami Purnamawati (ayah tiri pelaku) datang untuk menghampiri untuk melerai. Namun emosi pelaku tidak mereda malah semakin menjadi. Sehingga pelaku tega memukuli ayah sambungnya dengan menggunakan kursi dilantai.

Akibatnya, korban mengalami luka dibagian kepala dan harus menjalani perawatan di RSUD Rembang.

“ Itu kan antara anak tiri dan bapak tiri. Si anak ini datang ke Desa Tasikagung untuk meminta uang pada ibu kandungnya. Karena gaduh atau apa, nah bapak tirinya keluar untuk melerai,” kata Kasat Reskrim, Selasa (7/9/2021).

Heri menambahkan, Setelah kejadian korban langsung membuat laporan ke Polres Rembang. Jajaran Resmob langsung mengamankan pelaku di rumahnya di Desa Sambiyan Kecamatan Kaliori Minggu malam,” pungkasnya.

Akibat perbuatan pelaku, korban mendapatkan 10 jahitan dibagian kepala. Saat ini pelaku tengah diperiksa oleh penyidik Polres Rembang.

Pelaku dijerat dengan pasal 44 UURI No 23 tahun 2004 tentang kekerasan fisik dalam rumah tangga dengan ancama hukumannya 5 tahun penjara.

HUMAS POLRES REMBANG

 

Give a Comment