Breaking News

Dalam Rangka Hari Buruh, TNI Polri Peduli Covid19 Berikan Baksos Kepada Pekerja Yang Dirumahkan di Rembang

Polres Rembang – Hari Buruh Sedunia yang jatuh tiap tanggal 01 Mei di Kabupaten Rembang diperingati dalam suasana penuh keprihatinan, akibat pandemi Covid-19.

Melihat situasi ini, Polisi bersama Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyambangi para buruh yang dirumahkan, Jum’at pagi (01/05).

Setelah wabah corona melanda, banyak pabrik dan tempat usaha di Kabupaten Rembang tutup. Akibatnya, para buruh berhenti bekerja, lantaran dirumahkan, sambil menunggu situasi normal kembali. Agar kondisi tersebut tidak rawan memicu aksi kejahatan, polisi turun membagikan paket Sembako kepada buruh yang dirumahkan.

Sila Oktaviana misalnya. Pegawai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), warga Desa Karangturi, Kecamatan Lasem ini dirumahkan selama 1 bulan. Ia mengaku bersyukur menerima bantuan Sembako dari Polres, guna menyambung hidup keluarganya.

“Setelah ada corona ini kondisinya jauh lebih susah. Setelah saya terima Sembako, paling nggak sehari-harinya masih bisa makan, “ kata Sila.

Tidak hanya menyasar buruh SPBU, polisi juga mendatangi buruh yang dirumahkan di sektor perhotelan dan pabrik sepatu. Termasuk pekerja Hotel Fave di sebelah utara Alun-Alun Rembang.

Kasila Arimba Grage, Manajer Hotel Fave Rembang menjelaskan pihaknya sudah menutup hotel sejak tanggal 06 April lalu. Hari Jum’at ini bertepatan dengan Hari Buruh, mulai mencoba beroperasi lagi, karena tidak ingin semakin terpuruk. Namun akibat perekonomian belum normal, 22 orang pekerja hotel masih dirumahkan.

“Terima kasih sekali kepada pihak Polres Rembang, sudah ikut peduli meringankan beban temen-temen. Kita nggak ingin satu kapal tenggelam, maka yang dirumahkan beberapa unit saja, 22 orang. Hari ini kita buka lagi, sudah ada tamu masuk lagi, “ ujar Kasila.

Sementara itu, Kapolres Rembang, AKBP Dolly A. Primanto berharap dengan pemberian paket Sembako tersebut, buruh bisa bertahan hidup untuk beberapa hari kedepan.

“Kalau tahun lalu buruh turun ke jalan, tahun ini situasi Covid-19, situasi berbeda. Maka kami ingin berbagi, membantu pekerja yang dirumahkan, tetap bersabar, semoga Covid-19 cepat berlalu, “ ungkapnya.

Kapolres Rembang juga mengajak dunia usaha yang tidak terdampak dan masih eksis di tengah pandemi corona ini, untuk bahu membahu peduli kepada kaum buruh yang butuh uluran tangan. (Musyafa Musa).

Lihat juga artikel berikut