Breaking News

Ada Dua Dunia, Polres Rembang Mantapkan Manajemen Media

Tribratanews.rembang.jateng.polri.go.id, Polres Rembang – Polres Rembang berupaya semakin memantapkan manajemen media, untuk ikut mewujudkan kondusivitas wilayah. Selain mengintensifkan kerja sama dengan wartawan, Polres juga serius mengelola media sosial.

Kapolres Rembang AKBP Dolly Arimaxionari Primanto menjelaskan kalau dulu  kedatangan awak media dianggap seperti momok menakutkan, tetapi hal seperti itu tidak boleh terjadi lagi pada masa sekarang. Menurutnya, media merupakan mitra kerja kepolisian, untuk bersama-sama menciptakan keamanan.

Ketika mereka menanyakan sesuatu terhadap penanganan kasus, jangan sampai polisi menghindari. Tetapi selayaknya dijawab, sesuai dengan perkembangan yang ada.

“Kalau dulu, lihat awak media datang langsung menghilang. Katakanlah ada masalah tertentu yang membuat Polri kebakaran jenggot, baru ribut. Apa yang temen-temen wartawan tanyakan, kita jawab. Intinya adalah komunikasi. Wartawan mitra kerja kita, untuk menciptakan kondusivitas. Hal ini sesuai dengan arahan pak Kapolri,” tandasnya (27/01) Pagi ini.

AKBP Dolly Arimaxionari Primanto menambahkan di Mabes Polri maupun Polda Jawa tengah selalu menilai daerah mana yang menjadi top issue atau top score, diukur melalui aktivitas media sosial. Ia mencontohkan Kapolsek Sedan mengangkat sebuah informasi di media sosial, ternyata banyak warganet berkomentar dan menanggapi, maka yang bersangkutan menjadi top issue.

“Misal yang koment sampai 10, sedangkan unggahan Kapolsek lain hanya dikomentari 2 – 3, yang paling banyak itu dinilai terbaik,“ terang Kapolres.

Maka ia mendorong supaya Kapolsek menunjuk 1 atau 2 orang personel untuk menggarap media sosial, terutama dalam mengkampanyekan program Smile Police. Menurutnya, harus disadari bahwa sekarang ini masyarakat hidup di dunia nyata dan dunia maya. Polisi mesti menyikapi kondisi tersebut.

“Facebook, Instagram, Twitter mohon digarap. Pulbaket dan Babinkamtibmas dapat diberdayakan, sebagai ujung tombak. Ingat, kita hidup nggak di alam nyata saja, tapi juga alam maya. Tiap hari kita nggak bisa lepas dari Android,” tandasnya.

Dengan dua upaya tersebut, Kapolres optimis jajaran Polres Rembang akan tumbuh dekat dengan masyarakat. Segala dinamika yang menyangkut keamanan, dapat diantisipasi sejak dini melalui pendekatan humanis.

 

Lihat juga artikel berikut