Breaking News

Dikenal Licin Sampai 11 TKP, Akhirnya Tertangkap

Tribratanews.rembang.jateng.polri.go.id, Polres Rembang – Sepandai-pandainya tupai meloncat, suatu saat akan jatuh juga. Peribahasa itu tepat untuk menggambarkan sepak terjang seorang tersangka pelaku pencuri berinisial MQ (28 tahun), warga Desa Jambean, Kecamatan Sedan. Ia sudah 11 kali beraksi di berbagai TKP, tetapi akhirnya dibekuk aparat kepolisian.

Semula MQ tertangkap saat mencuri sepeda motor di wilayah Kecamatan Pancur. Setelah diamankan oleh aparat kepolisian, polisi melakukan pengembangan penyidikan. Barulah terbongkar, MQ juga mencuri di tempat lain. Tidak tanggung-tanggung, jumlahnya lumayan banyak.

Kepala Satuan Reserse Dan Kriminal Polres Rembang, AKP Bambang Sugito, Selasa (28 Mei 2019) sempat melakukan interogasi kepada MQ, bagaimana caranya melakukan pencurian. Tersangka mengaku tidak pilih-pilih mencari sasaran. Begitu ada kesempatan, ia spontan langsung melancarkan aksinya. Mulai dari toko, rumah-rumah warga, hingga kandang ayam.

“Saya nggak pakai alat saat mencuri pak, tidak mencongkel. Pakai tangan saja. Rata-rata saya dorong pintunya, “ kata Bambang.

AKP Bambang Sugito membeberkan tersangka pelaku tercatat sebagai residivis. Pada tahun 2009 silam, juga pernah terlibat kasus pencurian.

“Tindak lanjut pengembangan, bisa diungkap TKP yang totalnya 11. Waktu tersangka nyuri antara jam sembilan malam sampai dengan satu dini hari. Dari hasil keterangan tersangka, barang-barang curian mau dipakai sendiri, “ bebernya.

Deretan lokasi yang pernah menjadi sasaran tersangka meliputi, Desa Gandrirojo Kecamatan Sedan (1 kardus rokok), kios Pasar Kragan (1 kardus rokok), toko di wilayah Sarang (rokok 1 karung), kandang ayam Pancur (uang Rp 650 ribu), kos-kosan Lasem (HP), kemudian TKP sebelah timur Pasar Sedan (HP), Desa Landoh (gelang & kalung) dan Desa Kaliombo Kecamatan Sulang (gelang & cincin).

Polisi mengamankan barang bukti perhiasan emas dan uang tunai sebesar Rp 26 Juta.

 

Lihat juga artikel berikut