Breaking News

Istiyanti Nekat Gantung Diri Diduga karena Sakit Tak Kunjung Sembuh

Tribratanews.rembang.jateng.polri.go.id,Polres Rembang – Seorang perempuan, Istiyanti (52) ditemukan gantung diri di rumah adiknya bernama yahmi  di Desa Sumbergirang rt 001/006  Kecamatan Lasem Rembang.

Suami korban Sutarmin menjelaskan bahwa peristiwa gantung diri tersebut diketahuinya pada Sabtu tanggal 29 Juni 2019 sekira pukul 10.00 wib

Adapun kronologisnya sekira pukul 0830 wib korban (Istiyanti) minta  di antar oleh suaminya kerumah adiknya  di Desa Sumbergirang Lasem sesampai di rumah adiknya korban ngobrol di ruang tamu  bersama suami dan adiknya sekira pukul 09 00 wib usai ngobrol sekira pukul 09 30 wib suami korban ijin untuk kerja dan  adik korban menemani korban saat korban ditinggal beli minum sebentar oleh adik korban saat kembali ke rumah sekira pukul 09 40 wib dilihatnya  korban sudah tidak ada di ruang tamu. Adik korban mencari ke kamar  yang saat itu tutup ketika di buka terlihat posisi korban sudah di bawah pintu dengan posisi tali plastik mengikat di leher dengan penyangga grendel kunci pintu,selanjutnya adik korban berusaha menolong korban yang saat itu masih bernafas dan minta bantuan kepada tetangga untuk membawa korban ke puskesmas Lasem, sesampainya di puskesmas lasem korban sudah meninggal.

“Tahu ada yang gantung diri, warga langsung lapor ke Polsek Lasem dan tidak lama kemudian polisi datang,” ucapnya.

Disinggung mengenai penyebab Istiyanti  gantung diri, dari pengakuan pihak keluarga mengatakan, yang bersangkutan mengidap penyakit saraf yang tak kunjung sembuh.

“Keluarga (Istiyanti) tadi bilang kalau selama ini mengidap penyakit saraf tapi belum sembuh dan beberapa kali sudah ada niat untuk bunuh diri namun ketahuan,” ujarnya.

Saat dimintai konfirmasi terpisah, Kapolsek Lasem Polres Rembang AKP Didik DS membenarkan kejadian tersebut. Istiyanti ditemukan gantung diri dengan tali  plastik mengikat di leher dengan penyangga grendel kunci pintu.

“Berdasarkan keterangan dari Puskesmas Lasem tadi, petugas medis tidak ada menemukan tanda-tanda kekerasan dan penganiayaan. Jadi memang murni gantung diri,” ujarnya .

 

 

Lihat juga artikel berikut