Breaking News

Sudah Ribuan Yang Ditilang, Ternyata Ini Pelanggaran Paling Tinggi Di Rembang

Tribratanews.rembang.jateng.polri.go.id, Polres Rembang – Selama 9 hari pelaksanaan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi di Kabupaten Rembang, polisi sudah menilang 1.200 an pelanggar, sedangkan yang diberi teguran atau peringatan, mencapai 2.315 orang.

Kepala Unit Registrasi Dan Identifikasi Satuan Lalu Lintas Polres Rembang, Iptu Sulkan Mulyadi menuturkan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi masih akan berjalan hingga hari Minggu, tanggal 12 Mei mendatang, sehingga bisa dipastikan angka pelanggar yang ditindak akan semakin bertambah.

“Jadi yang data itu hanya operasi dari tanggal 29 April sampai kemarin 07 Mei saja. Padahal ini operasi masih terus jalan, selesainya tanggal 12 Mei. Giat-giat pencegahan melalui patroli dan penyuluhan, juga kita intensifkan, “ kata Sulkan.

Sementara itu, Kepala Unit Pendidikan Dan Rekayasa Lalu Lintas Satlantas Polres Rembang, Aiptu Hartono memperinci dari sekian banyak pelanggaran, yang paling tinggi adalah pengendara sepeda motor tidak mengenakan helm. Ia mencontohkan saat ngabuburit di Kampung Ramadahan Jl. HOS. Cokroaminoto Rembang, banyak sekali pengendara motor tidak memakai helm. Padahal dengan memakai helm, mengurangi potensi korban jiwa, apabila sewaktu-waktu mengalami kecelakaan.

“Saat kita melakukan pengamanan di Kampung Ramadhan, banyak sekali kita jumpai pengendara sepeda motor tidak makai helm. Di situ kita tegur, kami berikan sosialisasi bahaya tidak memakai helm ber SNI, sekaligus bagi-bagi leaflet seputar keselamatan berlalu lintas, “ terangnya.

Aiptu Hartono menambahkan setelah pelanggaran tidak memakai helm menjadi ranking 1, pelanggaran lainnya disusul tidak membawa SIM. Entah karena pengendara alasan lupa atau memang belum punya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lihat juga artikel berikut