Breaking News

Puncak Peringatan Hari Kartini ke 140 Di Kabupaten Rembang Meriah

Tribratanews.rembang.jateng.polri, Polres Rembang – Puncak Peringatan Hari Kartini tingkat Jawa Tengah yang digelar di Pendapa kompleks Museum Kartini, Rembang Kamis (25/04) berlangsung meriah.Ratusan tamu undangan dari berbagai daerah di Jawa Tengah terlihat bersukaria menyaksikan penampilan paduan suara Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Rembang, Tari Tubelo dari Bhayangkari  Cabang Rembang dan Charissa anak dari anggota Polsek Sulang Polres Rembang mengalami difabel  menyanyikan lagu berjudul “Oh Tuhan”.

Sebelum acara puncak, istri Gubernur Jawa Tengah, Atikoh Ganjar Pranowo bersama Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Tengah Ny Santi Condro Kirono, rombongan organisasi wanita dari Propinsi Jawa Tengah , istri Bupati Rembang Hasiroh Hafidz diikuti GOW Kabupaten Rembang meninjau pelayanan IVA tes dan pemeriksaan deteksi kanker payudara di Puskesmas Rembang 1 dan 2. Rombongan juga melihat pemasangan implan KB massal di Aula PKK Kabupaten Rembang. Sementara Gubernur Ganjar Pranowo memberikan bantuan kepada sejumlah penyandang disabilitas, tali asih kepada sejumlah perempuan dan penyerahan hadiah juara lomba jurnalistik.

Bupati Rembang Abdul Hafidz dalam sambutannya menerangkan sejumlah kegiatan telah dilaksanakan dalam rangka Peringatan Hari Kartini di Kabupaten Rembang. Di antaranya, pemutaran film dokumenter disekitar Museum Kartini, lomba-lomba, Kirab Pataka Kartini dan kegiatan lain yang ditunggu masyarakat dan wisatawan.

Peringatan Hari Kartini di Kabupaten Rembang menjadi momentum yang ditunggu-tunggu oleh segenap masyarakat hingga wisatawan luar negeri. Sehingga, peringatan Hari Kartini menjadi pesona daya saing untuk wisatawan Kabupaten Rembang, kata dia.

Dalam kegiatan itu, Gubernur melaunching Silabus Kartini Mengajar dan penandatanganan Deklarasi Pemberdayaan Perempuan melalui Kartini Mengajar. Silabus tersebut atas kerjasama sama dengan Bank Indonesia dan Tim Penggerak PKK Jawa Tengah dan Rembang yang akan dikembangkan di Kabupaten/Kota lain. Silabus tersebut berisi tentang berbagai pembelajaran bermacam bidang untuk perempuan, misalnya tentang pertanian, nelayan, pembatik dan bagaimana mengelola keuangan termasuk bagaimana cara memasarkan produk melalui online.

Gubernur Ganjar Pranowo berharap Kartini-Kartini masa kini harus masuk era teknologi informasi. Hal ini seperti lompatan peradaban yang dilakukan Kartini dimasanya. Dari pemikirannya akhirnya perempuan bisa mengakses pendidikan seperti kaum pria. Terkait silabus Kartini Mengajar, Ganjar menganggap itu terobosan yang bagus untuk meningkatkan kualitas perempuan. “Silabus Kartini mengajar itu sangat bagus, itu ada usaha untuk memperbaiki kualitas. Quality Improvment ini yang perlu disampaikan, dan ini menunjukkan kepekaan. Jika perempuan ingin disamakan laki-laki maka harus ada tindakan khusus yang mendorong dan memberikan ruang terbuka untuk perempuan. Seperti pelatihan-pelatihan dan seperti juga Kartini Mengajar,’ terang dia.

Di akhir Puncak Peringatan Hari Kartini, istri Gubernur Jawa Tengah, istri Bupati Rembang, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Vivit Bayu Andriyanto beserta tamu undangan lainnya berkunjung ke gedung tempat RA Kartini mengajar di pojok utara komplek museum. Mereka kemudian nonton bareng film pendek sejarah Kartini di ruang audio visual Komplek Museum Kartini.

Lihat juga artikel berikut