Breaking News

Kabag Ops Polres Rembang Awasi Langsung Pengamanan Pelipatan Surat Suara

Tribratanews.rembang.jateng.polri.go.id, Polres Rembang -Jajaran Polres Rembang bersama Bawaslu terus laksanakan pengawasan dan penjagaan pelipatan surat suara di gudang Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Rembang. Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi timbulnya kecurangan dalam pelipatan dokumen rahasia negara ini.

Logistic surat suara DPD RI yang dikirim pada hari minggu yang lalu dari Perum Percetakan Negara RI. Jalan. Percetakan Negara no. 21 Johar Baru- Jakarta Pusat yang dikirim melalui PT Pos Logistik ke KPU Kabupaten Rembang Jalan Pemuda Km 2 Rembang – Jawa Tengah.

Pelipatan surat suara sudah dimulai , anggota polisi yang bertugas harus memeriksa setiap warga yang terlibat menjadi tenaga pelipatan surat suara Pemilu 2019 tersebut.

Kabag Ops Polres Rembang, Polda Jateng, Kompol Yohan Setiajid, Jum at (29/3/2019 ) mengatakan, bahwa dalam kegiatan pelipatan surat suara di gudang KPU Rembang , pihaknya melakukan penambahan jumlah personil pengamanan untuk mengawasi setiap proses pelipatan surat suara Pemilu 2019 guna antisipasi adanya kecurangan atau gangguan lain yang dapat menghambat pesta demokrasi yang tinggal hitungan hari.

Pelipatan  ini adalah tahap akhir  KPU Kabupaten Rembang  melipat  497.803 lembar surat suara DPD untuk Kabupaten Rembang yang terdiri 1.000 lembar Surat suara DPR RI Dapil Jawa Tengah , 1.000 lembar Surat Suara DPRD Prov Dapil Jawa Tengah masing- masing @ 1.000 lembar Surat suara Dapil 1 sampai dengan 7 di Kabupaten Rembang, Ujarnya.

Menurut Kabag Ops dengan pengamanan di lokasi pelipatan surat suara di gudang KPU Rembang dimaksudkan untuk menghindari terjadinya permasalahan dengan surat suara, baik dalam bentuk surat suara hilang maupun potensi penyalahgunaan terhadap material surat suara tersebut.

Segala gangguan tetap kami upayakan untuk mengantisipasi. Maka dari itu Polres Rembang  terjunkan sejumlah personel di lokasi, baik di gudang KPU maupun di gedung Hein Rembang. Serta di kantor KPU dan Bawaslu juga dijaga ketat selama 1×24 jam, tutur Kompol Yohan  mengimbuhkan.

Adapun metode pengamanan dilakukan dari tahap awal yaitu sterilisasi dan dilanjutkan pemeriksaan tenaga pelipatan. Pemeriksaan sendiri dimulai dari petugas pelipat memasuki tempat hingga meninggalkan tempat pelipatan sampai surat suara diamankan oleh petugas KPU tetap diawasi petugas Kepolisian.

Pengamanan ini wajib kami lakukan untuk menjaga Pemilu 2019 berjalan dengan lancar aman, damai dan sejuk, tandasnya.

Lihat juga artikel berikut