Breaking News

Kasus Kekerasan Wartawan, Karyawan PLTU Rembang Ditetapkan Tersangka oleh Sat Reskrim Polres Rembang

Tribratanewsrembang.com/- seorang karyawan PLTU Pembangkit Jawa Bali (PJB) bernama Suryono ditetapkan oleh penyidik Satreskrim Polres Rembang sebagai tersangka. Ia disangkakan telah melakukan kekerasan terhadap wartawan yang tengah meliput kecelakaan kerja karyawan PLTU pada pertengahan Agustus 2016 lalu.
 
Penetapan Suryono yang diketahui sebagai warga Kecamatan Sumber itu berdasar hasil gelar perkara yang dilakukan oleh Unit IV Satreskrim Polres Rembang. Selain itu, penyidik juga telah mendengarkan kesaksian dari dua orang ahli yang dihadirkan oleh PWI Jateng.
 
Kasatreskrim Polres Rembang, AKP Ibnu Suka mengatakan, Suryono sudah diperiksa terkait kapasitasnya sebagai tersangka. Saat memberikan keterangan di hadapan tim penyidi, Suryono mendaptakan pendampingan dari penasehat hukumnya.
 
Ibnu menyatakan, meskipun sudah ditetapkan sebagai tersangka Suryono tidak ditahan petugas. Pasalnya, jeratan Undang-undang No 40 tahun 1999 ancamannya di bawah lima tahun. Sehingga, yang bersangkutan masih bisa berada di kediamannya selama masa penyidikan.
 
“Alat bukti sudah cukup dan Suryono sudah kami panggil dan memenuhi panggilan untuk diperiksa sebagai tersangka. Yang bersangkutan juga sudah didampingi oleh penasehat hukum. Saat ini penyidik sedang dalam tahap melakukan pemberkasan untuk selanjutnya dilimpahkan ke Kejaksaan,” jelas Ibnu.
 
Ibnu tidak mau berandai-anda terkait kemungkinan adanya tersangka baru. Sebab, berdasarkan gelar perkara yang dilakukan penyidik, Suryono memiliki peran paling aktif memenuhi unsur pidana saat berada di lapangan. “Mengenai kemungkinan adanya pengembangan, nanti berdasarkan fakta di persidangan,” ujarnya.
 
Untuk diketahui, sejumlah watawan di Kabupaten Rembang mendapatkan intimidasi saat meliput kasus kecelakaan kerja karyawan PLTU PJB Sluke di RSUD dr Soetrasno Rembang, 18 Agustus 2016. Dalam perisitiwa itu, ponsel milik salah seorang wartawan sempat ditahan dan dihapus file foto di dalamnya oleh karyawan PLTU.

Lihat juga artikel berikut