Breaking News

Sat Reskrim Polres Rembang Mengamankan R PelakuPenganiayaan Yang Mengakibatkan Korban Luka Berat

Tribratanewsrembang.com/-Rembang,Jawa Tengah,Hanafi Nur Rahman tak pernah menyangka jika bakal digorok lehernya oleh temannya sendiri. Penganiayaan ini dilakukan yang berinisial R yang selama tiga hari menginap di rumahnya. Akibat kejadian ini, korban mengalami luka serius dan dirawat intensif di RSUD Dr. Soetrasno, Rembang, Jumat siang (23/12/2016).
Kedua pemuda ini memang berteman sejak tiga tahun lalu. Sebelumnya, Rendi yang merupakan warga Desa Kalinanas, Kecamatan Japah, Blora, merantau di Tangerang. Namun, beberapa hari pulang kampung dan menemui korban di rumahnya.
Korban yang akrab disapa Aan menjelaskan, pelaku datang ke rumahnya diantar oleh seorang teman. Namun, orang yang mengantar itu langsung pergi begitu Rendi bertemu dengannya. Karena lama tak bertemu, Aan pun mengajak pelaku minum kopi bersama di sekitar rumah korban.
Selama tiga hari dua malam, pelaku menginap di rumah korban yang berada di RT 2/RW 2, Desa Polbayem, Sumber. Aan mengungkapkan, pelaku sempat bercerita jika dirinya sedang ada masalah dengan seseorang di Tangerang. ”Hanya cerita sedang ada masalah di Tangerang,” jelas
Petaka menimpa Aan pada Jumat (23/12) sekitar pukul 12.00 siang. Awalnya, Pelaku berniat meminjam motor Ninja yang baru saja diberi korban sekitar sepuluh hari terakhir. Alasannya, warga Desa Kalinanas, Japah, Blora, ini hendak memakai motor korban untuk pergi ke rumah temannya.
Namun, korban tak mengizinkannya dan menawarkan diri untuk mengantar pelaku sore hari. Saat sedang tiduran di ruang tamu, tiba-tiba korban ditodong pisau dan celurit dari belakang sambil disekap oleh pelaku. Tangan kanan pelaku memegang pisau, sedangkan tangan kirinya memegang celurit.
Karena bergerak, Aan terkena sayatan pisau di leher kanannya. Pria berusia 20 tahun ini sempat melakukan perlawanan dengan menahan celurit yang berada di tangan kiri pelaku. Korban memang berhasil menahan celurit tersebut, namun pelaku kembali menyayat leher kiri korban dengan pisau di tangan kanannya.
Korban berusaha mengejar pelaku yang lari. Namun, nahasnya korban justru jatuh dan dadanya terkena ujung celurit yang juga terjatuh. Sedangkan, pelaku berhasil melarikan diri. ”Setelah itu saya tendang dia, terus lari dan sempat dikejar,”
Aan pun langsung menuju rumah pamannya untuk meminta pertolongan. Sunawi sang paman yang sedang bersiap salat Jumat pun kaget. Tak lama kemudian, tentangga korban bernama Paidi ke rumah Sunawi. ”Saya masih pakai handuk baru saja mandi. Kejadian kan pukul 12.00 siang. Akhirnya, Aan dibawa Paidi ke Puskesmas Sumber,” jelasnya.
Sesampainya di Puskesmas, korban langsung mendapatkan jahitan di luka bekas sayatan pisau. Namun demi keperluan rontgen, korban akhirnya dirujuk menuju RSUD dr. R. Soetrasno, Rembang.
kondisi korban mulai membaik dan dapat berbicara dengan lancar. Namun, dia masih belum bisa bangun dari tempat tidurnya.
Kapolres Rembang AKBP Sugiarto,SH,SIK,M.Si Melalui Kasat Reskrim Polres Iptu Ibnu Suka,SH Menjelaskan saat ini pelaku dengan inisial R telah diamankan di Rutan Polres Rembang

Lihat juga artikel berikut