Breaking News

Waka Polres Rembang Buka Pendidikan Diklatsar Banser Satkorcab Rembang

Wakil Kepala Kepolisian Resor Rembang, Kompol Pranandya Subiyakto, S.H., M.Hum., membuka pendidikan dan latihan dasar (Diklatsar) Banser Satkorcab Rembang Jumat (15-07-2016), di Madrasah Ibtidaiyyah Darul Huda Desa Mlagen Kecamatan Pamotan Kabupaten Rembang.

Acara dengan tema “membangun militan dan meneguhkan ideologi aswaja demi menjaga NKRI” juga dihadiri Ketua Umum Pusat Ansor, Muspika Pamotan, Sahabat Ansor, Banser, Rijalul Ansor, dan peserta sebanyak 150 orang.

Adapun sambutan Waka Polres Rembang Kompol Pranandya S, S.H., M.hum., yakni :

  1. Terima kasih Gp ansor dan sahabat sahabat yang terus berdiri di barisan depan dalam membela ulama, mewujudkan kemaslahatan masyarakat dan menjaga NKRI.
  2. Pada hari ini jumat 15 juli 2016 kita melaksanakan pembukaan Diklatsar banser sebagai salah satu kekuatan bangsa secara tegas telab berkomitmen tegakkan ideolagi pancasila yang merupakan bimplementasi dari pembukaan UUD 1945 untuk menjaga keutuhan NKRI.
  3. Saat ini kelompok radikalisme yang berbasis agama ingin merubah ideologi pancasila dengan ideologi mereka yaitu terorisme dan radikalisme.
  4. Diharapkan GP Ansor yang merupakan garda terdepan NU berkewajiban mengamankan pengertian yang benar tentang pancasila dan pengamalannya secara murni dan konsekuen.
  5. Untuk menjaga NKRI kita berkomitmen an mengambil sikap:
    – Tolak da. Mengutuk segala aksi extrimisme, radikalisme an terorisme
    – Bahu membahu untuk memberi pemahaman kepada masyarakat luas agar selalu waspada tethadap bahaya paham ekstrimisme, radikalisme dan terorisme.
    – Tegakkan ideologi pancasila
    – NKRI harga mati.

Setelah pembukaan dilanjutkan penyerahan bendera pataka dan penyematan tanda peserta pelatian Ditlatsar banser selama 4 hari sampai hari senin 18 juli 2016.

Sedangkan Sambutan dari Bupati Rembang H. Abdul hafid menyatakan,

  1. Alhamdulillah puji syukur kehadirat tuhan maha esa tentang berlangsungnya pelatian pendidikan dan latian dasar bansr kabupaten Rembang.
  2. Pelatian yang diselenggarakan ini supaya peserta Ditlatsar memahami arti pancasila dan UUD 1945 untuk mempertahankan NkRI dari guncangan ancaman radikalisme dan terorisme.
  3. Diharapkan masyarakat Kabupaten Rembang apabila mendapati kejanggalan yang berada diwilayah lingkungan supaya melaporkan kepada kepolisian agar bisa diantisipasi dan menghimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap bahaya paham ekstrimisme , radikalisme dan terorisme.
    Acara selesai pukul 16.30 wib berjalan aman terkendali.

Lihat juga artikel berikut